Minggu, 16 Oktober 2011

Apa pedulinya kau?

dia tersenyum dalam rimbunan sampah
lalu tertawa di padang gersang
tak lupa, ia teriak dalam gua nan kelam
lebam, biru, koyak, diseret seret ombak
kemudian menghatam batu runcing, kasar dan membunuh

SEKARANG! Apa pedulinya kau dengannya
sudah tak bedaya, lemah, jatuh, terhimpit


dan mati.
mati dihantam batu runcing.
menusuk-nusuk di sekujur tubuh

SEKARANG? apa pedulinya kau
dia hanya diam, dan tak akan pernah berkata-kata lagi
katanya, Aku letih berbicara. Jiwaku sudah sabar.
terlalu sering meronta, merengek, selalu bilang TOLOOONG akuu
dan kau bilang
#preeeeettt

Apa pedulinya kau?