Selasa, 24 Januari 2012

BIM-SOETA


kali ini adalah perjalanan yang tersa berbeda dari bisanya. kenapa? yah karena tak biasa saya alami..

berawal ketika akan balik kebandung untuk mengakhiri liburan di Padang, dan akan bertemu dosen esok harinya 17 Januari 2012. hari ini jam 2 hingga jam 4 adalah perjalanan saya di udara dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ke bandara Soekarno-Hatta (Soeta).

hari ini, dari sejak pagi, Ibu dan saya sudah sibuk mengemasi barang-barang yang akan dibawa, mulai dari ikan goreng balado, obat untuk abang, 'karakaleang', coklat, 'sambalado tanak', lado gilang, semuanya adalah oleh-oleh untuk abang-abang, menantu dan cucu-cucu di jakarta, ibu sudah mempersiapkannya, lalau untuk saya? (hmmmm... ibu yang satu ini ernyata sudah mempersiapkan 'batu lado giliang' untuak saya yang sudah disiapkannya jauh-jauh hari (permintaan saya juga siih hhehe, thanks mom ^^). setelah semua barang ini dikemas, akhirnya saya harus mengangkut 1 koper besar ukuran 20kg dan dua tas jinjing serta tas punggung yang biasa saya kenakan. WOW...... amboooyyyy, saya sendirian lhooo... ottoke? hmmm....

ibu : imar, berat coper ini (nunujuk coper besar) udah lebih  19 kg
saya : oh, ya udah, ntar imar tenteng aja 2 tas ini ke pesawat.

masih mikir, aduuh jatahnya cuma 20kg, kalau over loading bagai mana? udah aah... ntaaar aja dipikirin.

sip, udah beres, manda udah jemput, saatnya berangkat. meninggalkan rumah.
*hiks
beluuuuumm mau baaaliiik :( masihh ingin disini, kenapa liburan begittuuu cepaaat. ooohh. tapi saya harus balik. tariikkk napas, buang pelan-pelan.. tarikk napas lagii buang lagi.. daann..

saya : "mamak imar pai lu yoo... mamak bilo ka bandung? tak pai se basamo kini?"
ibu : "ndaglah lain kali sajo, lah mar lai dangan kecek amak tu, sholat tu jan lalaian, jan bamain-bamain di bandung, beko tangguang surang lah akibatnyo, mak ndag kan manangguang doo.. kok makan di jago, pagi tuu makan yang paralu lu"
(terjemahin aja sendiri :-p)

hwaaaa... ikuut aja yuuuk maaak :(
finnaly tetap berangkat sendiri

tiba di BIM, ambil troli, letakkan barang disana, dorong menju pintu keberangkatan, ambil tiket dari dalam tas, perlihatkan tiket, dorong troli lagi hingga ditempat pengecekan barang, kemudian angkat lagi letakkan di tempat pengecekan barang, ambil lagi letakkan d troli kembali menuju tempat pengikatan barang angkat lagi, letakkan kembali di troli dan dorong lagi tempat chek in.

HUSSSSS, elap-elap keringaaat, sambil pijit bahuu..
Masyaallah beratnya..

sambil mengantri, tiba-tiba mbak-mbak yang di meja chek in executive memanggil
petugas : "mbak-mbak dini aja"
saya : " oh oke mbak"

putar troli ke kiri. uuuh susahnyaaa, trolinyaa macet, push.push.. akhirnya bisa membelok, kemudian tersekat oleh karpet, push.push.... dan akhirnya bisa!1 troli bisa menaik karpet tebal tempat antrian eksecutive yang masih kosng itu. lalu saya langsung mengangkat coper 19 kg itu ke timbangan. ups, ternyata 19,X

petugas : "mbak tiketnya?"
saya : "oh, ini mbak"

tiba-tiba.....

bapak A : dek-dek, adek executive?
saya : melirik kebelakang. terdiam. " hmmm.. oh bukan.bukan pak. Oh, silahkan bapak duluan saja" berharap saya nitip bagasi dengan bapak tersebut, tetapi sepertnya tidak mungkin, karena akan ketahuan petugas.

angkat lagi itu coper ke troli. WOW, udah berapa kali angkat tuh saya?? #itung sendri aja deh >.<

akhirya saya tetap memlih untuk antiran biasa. untuk kali ini haru bisa mulus, langsung chek in.
kembali lagi, angkat coper lagi ke timbangan, kasih tiket ke petugas, dan beres, tinggal 2 tas tenteng yang akan jinjing ke atas pesawat.

WOOOOW >.<
saya masih berharap satu tas jinjing ini harus masuk bagasi. How can I do?
Yak, saya menunggu di dekat pengikatan barang. menunggu siapa saja  yang akan sepesawat dengan saya, berharap bagasinya tidak banyak.
lama menunggu, hampir 10 menit, hari sudah menunjukkan pukul 12.55. saya belum sholat dzuhur >.<. oke tunggu sampe 13.15, kalau tidak ada orang yang memungkinkan, saya akan jinjing barang-barang ini.
beberapa saat kemudian, saya menemukan seorang bapak yang memegang tiket sama dengan saya, ketika ingin chek in, saya langsung menghampiri bapak tersebut

Saya : "Pak, pak bapak naik pesawat X, kan?
Bapak B: "ya betul"
saya : " pak, saya boleh nitp bagasi gak pak? soalnya barang saya kelebihan"
Bapak B : "oh maaf, Saya langsung ke Palembang, tunggu aja bentar lagi, mudah2an ada yang bisa diditipkan"
saya : "oh gitu ya pak, makasi ya, Pak"

menunggu lagii...
selang beberapa saat kemudian, saya perhatikan seorang Bapak dari tempat pengcekan barang, saya teliti lagi, melihat kemana aah Bapak tersebut akan chek in.
*LHO.. kenapa saya jadi berburu Bapak-Bapak. HHhaha :D, pasti mengertilaaah yaaa

oh ternyata sama, pesawat X, bapak itu hanya menenteng sebuah tas, dan sepertinya tidak akan masuk bagasi

saya : "pak, pak tolong di kabek ajo lah tas iko" (sambil memberikan salah satu tas kepada petugas pengikat barang)
petugas pengikat barng : "kok ndag ditenteng se ka ateh?" (sambil melakukan tugasnya)
saya : barek pak, lagian kato petugasnyo, hanyo buliah ciek bawo tas jinjing ka ateh"

beres di ikat, Bapak yang saya pantau tadi masih berada di antrian no 3, lalu saya menghampiri bapak tersebut ke tempat antrian.

saya : "Pak, Pak, Saya boleh nitip bagasi gak, Pak? barang saya tadi kelebihan? maaf ya pak"
Bapak C : bingung, sedikit menjauh, ragu-ragu, sedikit tegang.."hmm, oh ya silahkan, gak perlu minta maaf" (berusaha ramah)
diaam..

giliran Bapak C check in, lalu saya mengangkat tas yang sudah di ikat tadi ketimbangan, dan BERES :)
hmm.

saya : "makasii yaaa, Pak"
Bapak C : "ya, ini boarding pass nya" sambil berlalu pergi, sedang saya mengembalikan troli kepada petugas yang sedang lalu..

OKE, sip alhamdulillaaah, barang beres, saatnya memnunaikan kewajiban, sholat dzuhur+ashar. beres sholat langsung masuk ruang tunggu.

LHA, LHO, lhaaa tadi yang di laser boarding pasnya si bapak tadi, masalah gak yaaa..
hmmm..ntar jadi masalah gak yaaa? addduuh gimana ini? ah, bismillah, mudah-mudahan tdk bemasalah. sambil di ruang tung mencaricari bangku yang kosong, eh tiba-tiba melihat dengan seseorang 'uda' yang sedang asik ngobrol dengan seorang Bapak (Bapak again, hhhaha :D), kemudian memanggilnya dan menyapa dari kejauhan. karena segan, tidak ingin menggangu pembicaraan mereka akhirnya saya meilih duduk tidak jauh dari situ, akhirnya saya duduk di depan ibu dan bapak yang sedang asik dengan cucunya (sepertinya) dan seorang ibu muda yang mengendong anaknya.

kemudian mengeluarkan handphone,liat jam,  ternyata sudah mepet, ah, ntar aja menghubungi abang atau mamak. tiba-tiba..

ibu di sebalah saya : "itu yang kecil pake asuransi lengkap atau setengah ya?" sambil nunjuk anak yang di depan saya, cucu ibu-ibu di depan saya
saya : "ha? maksudnya bu? saya enggak tahu bu..?"
ibu di sebelah saya : " oh tidak tahu ya? bukan anaknya ya?"
saya : "ha, bukaan bu" (senyum nyengir ^~^)

selang kemudian..

Bapak C : "dek-dek, adek yang nitip barang ke saya tadi kan? barangnya tidak barang-barang terlarang kan?
saya : "oh, enggak kok pak, itu makanan, titipan ibu saya buat abang-abang saya, beneran kok pak"
Bapak C : "iya ntar kalau barangnya bermasalah, kan yang kena ntar saya"
saya : "benar kok pak, insyaalah, enggak pak, beneran itu makanan pak, bapak boleh cek kok, boleh cek sekrang silahkan pak" (sambil mengangkat tas yang saya bawa)
Bapak C : melirik tas yang saya angkat. beneran kan, bukan-bukan barang terlarang, zaman sekarang siapa tahu aja kaaan,
saya : (hampir mengulang kata yang sama) " bapak boleh cek kok tas saya sekarang, atau bapak mau nomor telepon saya, ini no hp saya 08526349xxxxx, i.allah enggak kok pak.
Bapak C : oh baiklah.. naik pesawat X, kan?
saya : "iya pak"

oke sip dialog meyakinkan selesai. bapak tersebut langsung mengambil antrian untuk masuk pesawat

--> simak lagi dialog saya di atas? ada kejanggalan kahh?
apa hayooo :) ada 2 kejanggalan di sana, yang bisa nebak saya kasiih hadiiiaaaah... ^^V


panggilan masuk pesawqt sudah diumumkanoleh operator bandara, saya dapat seat :29F. Oh, itu paliing belaaakaang >.< ohh tak papa laah.. toh sama-sama di pesawat. karena saet paling belakang, maka anrti paling belakang. sesalu yang tidak mengenakkan ketika masuk pesawat..

pramugari : selamat dataaang bu?

bu? yah bu? orang-irang berjilbab di panggil bu? atau hanya saya saja? BU? ya, oke, BU, tapi untuk 5 tahun kedepan >.<

searching my seat.. akhirnya nemu. posisi dua dari bang ku belakang ternyata di seblah kanan, karena di kanan untuk bangku  D E F. oh belum ada duduk. YES, bisa ambil deket jendela. setelah meletakkan berang di bagasi, saya langsung duduk, membuka majalah, mematikan handphone, dll  (apa saja yang bisa say utak-atik saat itu)

selang beberapa saat kemudiaan datang segerombolaaan Bule, menuju ke araaah sayaa..
OOOW... aroma-aroma tak sedap mulai tercium?
lho kok? keringaaatannyaa itu lhhoo..
setelah tengok-tengok ke kiri, kebelakang, semuaaanyaaa BULE >.<
*Ya Allah saya di kepung bulee  berharap saya bisa bertukar tempat dengan siapa saja, tapi saya tak melihat yang mungkin >.<

seorang bule sedang meletakkan barangya di bagasi, sepertinya akan duduk di sebelah saya..

dengan sedikit mikir..

saya : "do seat  here?"
Bule : "yes, I take one here"

kemudian sang bule, duduk di sebelah saya, disusul temannya, dan ternyata kursi di belakang saya, telah berjajar di 3 bule. 3 jejran bangku sederetan saya (sebalah kiri) juga teman-temannya
oh, saya benar-benar dikepung :(.
bayangkan saja, badan saya yang sangat mungil ini, di kepung oleh badan2 bule yang besar-besar. hingga, saya haru memepet-mepetkan badan saya ke dinding pesawat agar tidak mengenai bule disebalh saya, apalagi ia mengunakan baju tanpa lengan

OH, huufft, Ya Allah, lindungii imaaar. tanpa sadar tenrnyata pesawat sudah berjalan dan akan take off,
oia belum pakai sabuk. pasang sabuk, baca do'a. beres do'a, belum take off, lihat kedepan, oh ternyata BULE jugaaa >.<
OH, dia hanya seorang BULE di deretan depan, sepertinya bisa tukar tempat, tapi udaaah take off :(

Sedikit ragu, saya mulai bertanya, mungkin ini saatnya mempraktikan bahasa inggris saya
saya : "sir, where do you from?"
bule : "oh, I'm from Australia, and you?
saya : "I'm from Padang?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar